Favorite Song ( bruno mars – when i was your man)

Same bed but it feels just a little bit bigger now

Our song on the radio but it don’t sound the same

When our friends talk about you, all it does is just tear me down

Cause my heart breaks a little when I hear your name
It all just sounds like uh, uh, uh,

Chours :

Mmm, too young, too dumb to realize

That I should have bought you flowers and held your hand

Should have gave you all my hours

When I had the chance

Take you to every party

Cause all you wanted to do was dance

Now my baby’s dancing

But she’s dancing with another man
My pride, my ego, my needs, and my selfish ways

Caused a good strong woman like you to walk out my life

Now I never, never get to clean up the mess I made, ohh…

And it haunts me every time I close my eyes
It all just sounds like uh, uh, uh

 

Chours :
Although it hurts

I’ll be the first to say that I was wrong

Oh, I know I’m probably much too late

To try and apologize for my mistakes

But I just want you to know
I hope he buys you flowers, I hope he holds your hand

Give you all his hours when he has the chance

Take you to every party

Cause I remember how much you loved to dance

Do all the things I should have done

When I was your man


 

Translate :

Ranjang yang sama

Tapi kini terasa lebih lega

Lagu kita diputar di radio tapi itu tidak terdengar sama

ketika teman kita membicarakan mu, semua itu hanya menyakitiku

karena hatiku hancur saat mendengar namamu

semua suara itu terdengar seperti uh, uh, uh

 

Reff :

mmm, terlalu muda, terlalu bodoh tuk sadari

bahwa dulu harusnya aku membawakanmu bunga dan kugenggam tanganmu

harusnya kuberikan semua waktu ku saat ada kesempatan

karena semua yang ingin kau lakukan hanyalah berdansa

tapi dia berdansa dengan pria lain

 

kesombongan ku, ego ku, kebutuhan ku dan keegoisan ku

membuat perempuan kuat sebaik dirimu pergi dari hidup ku

kini aku tidak akan pernah, tidak akan pernah bisa bereskan kekacauan yang kubuat, ooh..

dan semua itu menghantuiku setiap kali kupejamkan mata

semua suara itu terdengar seperti uh, uh, uh

 

Reff :

meski sakit rasanya

aku yang kan pertama akui bahwa aku salah

oh,  aku tahu mungkin terlalu terlambat bagiku

utuk mencoba dan meminta maaf atas salahku

tapi aku hanya ingin kamu tau

kuharap dia membelikanmu bunga, kuharap dia menggegam tanganmu

memberimu semua waktunya ketika dia punya kesempatan

mengajakmu ke semua pesta

karena aku ingat seberapa senang kau berdansa

melakukan semua yang seharusnya ku lakukan

saat aku masih jadi kekasihmu

 

 

oh i really like this song, one of my favorite song. the reason like this song is because the lyrics are so touching. it explains, how a person regret not paying attention when he was with his girlfriend. the regret always come too late when we’ve lost someone.

 

 

Bahasa Inggris bisnis 2

Nama : Nessa Riznatya Rizal

Kelas : 4ea06

Npm : 14210942

1. George / is cooking / dinner / tonight

      S / Verb Phrase / Complement / Modifier of Time

Is Cooking is Verb Phrase cause Is Cooking is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is cooking as main verb and is as predicate.

2. We  / can eat / lunch / in the restaurant / today

     S / Verb Phrase / Comp / Mod of Place / Mod of Time

Can eat is Verb Phrase cause can eat is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is eat as main verb and can as predicate.

3. Pat / should have bought / gasoline / today

    S   /  Verb Phrase  /  Comp  / Mod of Time

Should have bought is Verb Phrase cause should have bought is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is bought main verb and should have as predicate.

4. She / opened a checking account  / in the bank / yesterday

      S   / Verb Phrase /   Comp /  Mod of time

 if considered construction od a sentence is a sentence consisting of a subject, verb, comp, mod of time.

 5. He / was driving / very fast

     S / Verb Phrase / Comp

 Was driving bought is Verb Phrase cause should was driving is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is driving main verb and should was as predicate.

6. She / drave / the car / on the street

     S /  Verb / Comp / Mod of Place

if considered construction od a sentence is a sentence consisting of a subject, verb, comp, and mod of place.

7. We girls  / are not going to / that movie

     S / Verb Phrase / Mod of Place

Are not going bought is Verb Phrase cause should ae not going is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is going main verb and are not was as predicate.

8. The chemestry professor / canceled / class / today

        S / Verb /  Comp / Mod of Time

 if considered construction od a sentence is a sentence consisting of a subject, verb, comp, and mod of time.

9. She / must have gone / to the bank

    S  / Verb Phrase / Mod of Place

Must have gone bought is Verb Phrase cause should must have gone is phrase composed of main verb and auxiliary that functions as a predicate, that is gone main verb and must have was as predicate.

10. The weather / was very bad  / yesterday

        S / Comp / Mod of Time

if considered construction od a sentence is a sentence consisting of a subject, comp, and mod of time.

Konflik Etika Bisnis : Kasus “Prita Mulyasari Vs Rs. OMNI

A. Pengertian Konflik
Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Pengertian konflik menurut beberapa ahli :

• Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.
• Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.
• Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.

B. Kasus/Artikel
Seorang ibu rumah tangga bernama Prita Mulyasari yang dipenjara Prita Mulyasari, ibu dengan dua anak, ditahan sejak 13 Mei 2009 di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Internasional Omni, Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan.

Prita, warga Vila Melati Mas Residence, Serpong, itu divonis terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang isinya, “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Kenapa dia dianggap mencemarkan nama baik?

Kasus ini bermula dari surat elektronik Prita pada 7 Agustus 2008. Email itu berisi keluhannya ketika dirawat di Omni. (isi lengkap emailnya bisa liat disini ) Surat yang semula hanya ditujukan ke beberapa temannya itu ternyata beredar ke pelbagai milis dan forum di Internet, dan diketahui oleh manajemen Rumah Sakit Omni.
PT Sarana Mediatama Internasional, pengelola rumah sakit itu, lalu merespons dengan mengirim jawaban atas keluhan Prita ke milis dan memasang iklan di harian nasional. Belakangan, PT Sarana juga menggugat Prita, baik secara perdata maupun pidana, dengan tuduhan pencemaran nama baik. Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan perkara gugatan perdata nomor 300/PDG/6/2008/PN-TNG

Prita, ibu beranak dua ini dibidik oleh jaksa penuntut umum dengan tiga dakwaan alternatif. Pertama, penuntut umum menjerat dengan Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (3) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara dakwaan kedua dan ketiga, penuntut umum menjerat dengan Pasal 310 ayat (2) dan pasal 311 ayat (1). Sebagaimana diketahui, ketiga pasal tersebut dirancang untuk menjerat bagi pelaku yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan.

Ibu beranak dua ini dituntut oleh penuntut umum yang diketuai oleh jaksa Riyadi selama enam bulan penjara. Dalam tuntutannya, terdapat hal yang memberatkan. Bahwa perbuatan Prita dengan mengirimkan surat elektronik (email) kepada 20 alamat dinilai tidak akan hilang terkecuali dihapus oleh penerima. Alasan kedua, bahwa tidak terjadi kesepakatan untuk berdamai di dalam persidangan meskipun ada upaya dari pihak Walikota Tangerang Selatan HM Sholeh dengan manajemen RS Omni.

Majelis hakim melihat unsur dalam dakwaan pertama. Untuk unsur setiap orang, dinilai majelis terpenuhi karena Prita diajukan ke persidangan dalam keadaan sehat. Lalu, unsur dengan sengaja, majelis berpendapat, perbuatan Prita dengan mengirimkan email berbunyi ” Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini” adalah perbuatan yang dikehendaki. Sehingga, majelis berpendapat perbuatan Prita telah tercapai alias terpenuhi.

Ketiga, unsur mendistribusikan akses elektronik. Ketidakpuasan Prita atas pelayanan dan tidak transparansinya dokter yang merawat menjadi pemacu mengirimkan keluhan melalui email kepada sejumlah temannya. Namun majelis justru mempertanyakan apakah isi dari keluhan email tersebut berupa muatan pencemaran dengan judul “Penipuan RS Omni Internasional”. Majelis hakim tentu menelaah dengan tidak sepotong kalimat. “Tapi harus dilihat hubungan hukum terdakwa dengan dr Hengki dan dr Grace,” ujarnya Arthur.

Dalam uraian pertimbangannya, majelis berpendapat Prita mengirimkan email kepada sejumlah temannya bukan pencemaran, melainkan sebatas kritikan kepada dokter Hengki dan dokter Grace. Setelah berpidah ke RS Bintaro Internasional, hasil deteksi menyatakan Prita menderita penyakit Gondongan dan menular. Gara-gara diagnosis itu Prita dimasukkan ke dalam ruang isolasi. Setelah tiga hari, Prita kembali ke rumah. Dengan demikian, pernyataan Prita dalam email hanya sebatas kritikan kepada sang dokter. “Kalimat terdakwa merupakan satu cara agar masyarakat terhindar dan tidak mendapat pelayanan medis dari dokter yang tidak baik. Demikian halnya kalimat terdakwa terhadap dr Grace adalah kritikan sebagai customer service,” ujarnya.

Dengan demikian, menurut pendapat hakim, perbuatan dr Grace dapat dikatakan tidak profesional. Bahkan tidak menghargai hak seorang pasien yang berharap sembuh dari penyakit. Berdasarkan uraian unsur ketiga, majelis berpendapat bahwa email terdakwa Prita Mulya Sari tidak bermuatan penghinaan atau pun pencemaran nama baik. “Dalam kalimat tersebut adalah kritik dan demi kepentingan umum agar masyarakat terhindar dari praktek-praktek dari rumah sakit dan dokter yang tidak memberikan pelayanan medis yang baik,” ujarnya.

Dalam pertimbangannya, majelis tidak sependapat dengan penuntut umum, bahwa jika terdakwa tidak puas atas pernyataan dokter, pasien dapat mengadukan dokter bersangkutan ke majelis kehormatan kedokteran. Sebab, sambung Arthur, kasus ini telah menjadi perhatian publik. Namun sayangya, belum adanya tindakan dari majelis kehormatan kedokteran disiplin. Dalam pertimbangannya, lantaran salah satu unsur dakwan pertama tidak terpenuhi, maka Prita tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan pertama. “Oleh karena itu terdakwa harus dibebaskan dari dakwaan tersebut,” ujarnya.

Sedangkan pada dakwaan kedua dan ketiga, yakni Pasal 310 ayat (2) dan Pasal 311 ayat (1) KUHP, dalam pertimbangan majelis pada pokoknya sama yakni tindak pidana menyerang kehormatan orang lain dengan tulisan. Sedangkan Dalam Pasal 310 ayat (2) menyerang kehormatan dengan tulisan dan gambar. Dalam Pasal 310 ayat (3), sambung Arthur, menyebutkan “Tidak termasuk pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri”.

Majelis berpendapat perbuatan terdakwa semata-mata demi kepentingan umum. Majelis merujuk pada Pasal 310 ayat (3) KUHP. Sehingga, perbuatan Prita Mulya Sari tidak secara sah dan meyakinkan sebagaimana dakwaan kedua dan ketiga. “Oleh karena itu terdakwa harus dibebaskan dari kedua dakwaan tersebut,” ujarnya.

Dan akhirnya, Prita Mulyasari terdakwa dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Rumah Sakit Omni Internasional, Alam Sutera Tangerang, dapat menghirup udara bebas. Tetes air mata mengalir dari pipinya saat mendengar majelis hakim yang dipimpin Arthur Hangewa membacakan amar putusan. Duduk di kursi pesakitan, Prita mendengarkan dengan seksama ketika Arthur membacakan putusan. “Menyatakan terdakwa Prita Mulyasari tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik. Membebaskan terdakwa Prita Mulyasari dari dakwaan,” ujar Arthur, di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (29/12).

C. Analisis

Menurut pendapat saya apa yang dilakukan oleh Prita Mulyasari itu merupakan hal yang wajar jika seorang pasien mengelukan ketidakpuasan terhadap pelayanan rumah sakit. Apalagi hasil test lab milik Prita ternyata tidak benar, pihak Rs. Omni seharunya memberikan hasil test yang sebenarnya sehingga tidak membuat kesalahan dalam diagnosa. Sebab, jika seorang dokter melakukan kesalahan dalam mendiganosa pasien ini bisa membahayakan pasien.
Dalam kasus ini seharusnya pihak Rs. OMNI tidak seharusnya membesarkan permasalah dengan membawa kasus prita ke meja hijau karena itu merupakan tindakan yang tidak professional. Keluhan kecil yang disampaika kepada teman, dianggap oleh Rs. OMNI sebagai pencemaran nama baik, sehingga Prita diperkarakan.
Kasus Prita mungkin bisa dijadikan pembelajaran untuk dokter dan rumah sakit agar selalu transparan dan benar dalam melakukan diagnosa, sehingga tidak akan ada Prita yang lainnya diluar sana.

Refrensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik
http://doskow.blogspot.com/2012/11/awal-sd-akhir-kasus-prita-vs-rs-omni.htmla

Pelanggaran Etika Bisnis

Pada dasarnya etika adalah standar atau moral yang menyangkut benar dan salah, baik dan buruk. Sedangkan etika bisnis adalah cara melakukan kegiatan bisnis yang mencangkup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat. Etika bisnis di dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma, dan prilaku karyawans serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan, mitra kerja atau masyarakat. Budaya perusahaan memberi kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan perilaku etis, karena budaya perusahaan merupakan seperangkat nilai dan norma yang membimbing tindakan karyawan. Budaya dapat mendorong terciptanya perilaku, dan sebaliknya dapat pula mendorong terciptanya perilaku yang tidak etis.Untuk itu etika ternyata diperlukan sebagai kontrol akan kebijakan, demi kepentingan perusahaan itu sendiri.

Kita tentu sering mendengar berita ataupun membaca artikel mengenai adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau instansi Pemerintah yang dilakukan oleh karyawan atau pegawainya.

Contoh Kasus :

Sindonews.com – Menggunakan argo yang direkayasa atau argo kuda, seorang sopir taksi ditangkap jajaran Polisi Resort KOta Besar (Polrestabes) Surabaya.

Polisi terus mengembangkan kasus ini karena diduga sejumlah sopir taksi lain juga melakukan kecurangan yang sama.

Tertangkapnya sopir taksi yang bernama Hery warga Desa Kalibago Kecamatan Kalipang Kabupaten  Kediri berkat pengaduan salah satu penumpangnya yang merasa ongkos taksi yang harus dibayar tidak seperti biasanya.

Hery sendiri merupakan pengemudi armada Taksi Chrisna nomor lambung A04 dengan nomer polisi L 785 UV.  Saat itu, penumpang ini naik dari kawasan Tunjungan dengan tujuan Keputih. Namun ternyata argo taksi sudah menunjukkan angka Rp100 Ribu.

“Atas dasar itulah kami kemudian melakukan pemeriksaan kepada armada taksi yang dimaksud,” kata Kasubbag Humasy Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Rabu 26 September 2012.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata Taksi ini kedapatan merekayasa argo meter dengan menggunakan plat alumunium dan dilengkapi dengan rangkaian elektronik.

 

Sehingga memudahkan sopir taksi ini mengendalikan posisi argometer tersebut. Dalam kasus tersebut, Hery dijerat dengan Pasal 32 ayat 1 Junto 25 huruf b dan c Undang-undang nomer 2 tahun 1981 tentang Metrologi illegal.

Suparti menambahkan, pihaknya akan mengembangkan temuan tersebut. Tidak menutup kemungkinan aksi nakal ini ditiru oleh armada taksi lain untuk merekayasa argometer.

“Polisi juga akan memeriksa apakah perusahaan terlibat atau tidak dalam rekayasan ini,” tandasnya.

Kepada petugas Hery mengakui semua perbuatannya yang telah memainkan argo hingga merugikan penumpang. Ia juga mengaku bawa alat tersebut sudah ada sebelum dirinya mengemudikan armada taksi berwarna putih ini.

“Hery mengaku baru sekitar 6 bulan menjadi sopir taksi tersebut dengan setoran Rp 150 ribu tiap harinya,” ujar Suparti.

 

Analisis Dari Susut Pandang Etika Bisnis :

Dari kasus diatas dapat diketahui bahwa tidak seharusnya supir taksi mempercepat argo hanya untuk mendapatkan keuntungan semata. karena kecurangan yang dilakukan oleh supri taksi tersebut sangat merugikan penumpang dan membuat nama perusahaan taksi tersebut menjadi jelek di mata penumpang.

Dampak negatif yang di dapatkan perusahaan karena ulah sang supir taksi tersbut adalah hilangnya kepercayan penumpang terhadap taksi tesebut, yang memungkinkan perusahaan kehilangan pelanggan dan perusahaan tentu akan rugi.

 

Refrensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis

http://daerah.sindonews.com/read/2012/09/27/23/675140/pakai-argo-kuda-sopir-taksi-ditangkap

http://stayinmymine.blogspot.com/2011/12/kecurangan-dalam-perusahaan_21.html

Pelanggaran etika Bisnis

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Pada dasarnya etika adalah standar atau moral yang menyangkut benar dan salah, baik dan buruk. Sedangkan etika bisnis adalah cara melakukan kegiatan bisnis yang mencangkup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat. Etika bisnis di dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma, dan prilaku karyawans serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan, mitra kerja atau masyarakat. Budaya perusahaan memberi kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan perilaku etis, karena budaya perusahaan merupakan seperangkat nilai dan norma yang membimbing tindakan karyawan. Budaya dapat mendorong terciptanya perilaku, dan sebaliknya dapat pula mendorong terciptanya perilaku yang tidak etis.Untuk itu etika ternyata diperlukan sebagai kontrol akan kebijakan, demi kepentingan perusahaan itu sendiri.

Kita tentu sering mendengar berita ataupun membaca artikel mengenai adanya tindakan kecurangan yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau instansi Pemerintah yang dilakukan oleh karyawan atau pegawainya.

Contoh Kasus :

Sindonews.com – Menggunakan argo yang direkayasa atau argo kuda, seorang sopir taksi ditangkap jajaran Polisi Resort KOta Besar (Polrestabes) Surabaya.

Polisi terus mengembangkan kasus ini karena diduga sejumlah sopir taksi lain juga melakukan kecurangan yang sama.

Tertangkapnya sopir taksi yang bernama Hery warga Desa Kalibago Kecamatan Kalipang Kabupaten  Kediri berkat pengaduan salah satu penumpangnya yang merasa ongkos taksi yang harus dibayar tidak seperti biasanya.

Hery sendiri merupakan pengemudi armada Taksi Chrisna nomor lambung A04 dengan nomer polisi L 785 UV.  Saat itu, penumpang ini naik dari kawasan Tunjungan dengan tujuan Keputih. Namun ternyata argo taksi sudah menunjukkan angka Rp100 Ribu.

“Atas dasar itulah kami kemudian melakukan pemeriksaan kepada armada taksi yang dimaksud,” kata Kasubbag Humasy Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Rabu 26 September 2012.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata Taksi ini kedapatan merekayasa argo meter dengan menggunakan plat alumunium dan dilengkapi dengan rangkaian elektronik.

 

Sehingga memudahkan sopir taksi ini mengendalikan posisi argometer tersebut. Dalam kasus tersebut, Hery dijerat dengan Pasal 32 ayat 1 Junto 25 huruf b dan c Undang-undang nomer 2 tahun 1981 tentang Metrologi illegal.

Suparti menambahkan, pihaknya akan mengembangkan temuan tersebut. Tidak menutup kemungkinan aksi nakal ini ditiru oleh armada taksi lain untuk merekayasa argometer.

“Polisi juga akan memeriksa apakah perusahaan terlibat atau tidak dalam rekayasan ini,” tandasnya.

Kepada petugas Hery mengakui semua perbuatannya yang telah memainkan argo hingga merugikan penumpang. Ia juga mengaku bawa alat tersebut sudah ada sebelum dirinya mengemudikan armada taksi berwarna putih ini.

“Hery mengaku baru sekitar 6 bulan menjadi sopir taksi tersebut dengan setoran Rp 150 ribu tiap harinya,” ujar Suparti.

 

Analisis Dari Susut Pandang Etika Bisnis :

Dari kasus diatas dapat diketahui bahwa tidak seharusnya supir taksi mempercepat argo hanya untuk mendapatkan keuntungan semata. karena kecurangan yang dilakukan oleh supri taksi tersebut sangat merugikan penumpang dan membuat nama perusahaan taksi tersebut menjadi jelek di mata penumpang.

Dampak negatif yang di dapatkan perusahaan karena ulah sang supir taksi tersbut adalah hilangnya kepercayan penumpang terhadap taksi tesebut, yang memungkinkan perusahaan kehilangan pelanggan dan perusahaan tentu akan rugi.

 

Refrensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis

http://daerah.sindonews.com/read/2012/09/27/23/675140/pakai-argo-kuda-sopir-taksi-ditangkap

http://stayinmymine.blogspot.com/2011/12/kecurangan-dalam-perusahaan_21.html

Hubungan Antara Etika Bisnis dengan Korupsi dan Contoh Kasusnya

  1. Pengertian Korupsi

Istilah korupsi berasal dari bahasa latin yaitu corruption/corruptus yang berarti jahat, rusak, curang. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1991 korupsi adalah busuk, palsu, suap. Sedangkan menurut Kamus Hukum, 2002 korup adalah suka menerima uang sogok, menyelewengkan uang/barang milik perusahaan atau Negara, menerima jabatan untuk kepentingan pribadi.

Beberapa pengertian menurut para ahli, yaitu :

a. David M. Chalmers :

Tindakan-tindakan manipulasi dan keputusan mengenai keuangan yang membahayakan ekonomi (financial manipulations and decision injurious to the economy are often libeled corrupt).

b. J.J. Senturia :

Penyalahgunaan kekuasaan pemerintahan untuk keuntungan pribadi (the misuse of public power for private profit).

c. Transparency International:

Penyalahgunaan kekuasaan (a misuse of power), kekuasaan yang dipercayakan (a power that is entrusted), dan keuntungan pribadi (a private benefit) baik sebagai pribadi, anggota keluarga, maupun kerabat dekat lainnya.

Dari pengertian korupsi diatas dapat disimpulkan bahwa korupsi adalah tindakan curang atau tindakan memanipulasi uang demi mendapatkan keuntungan pribadi yang dapat merugikan orang banyak.

 

 2. Pengertian Etika Bisnis

Pengertian etika bisnis menurut para ahli, adalah :a. Menurut Sim (2003)

Etika adalah istilah filosofis yang berasal dari “etos,” kata Yunani yang berarti karakter atau kustom. Definisi erat dengan kepemimpinan yang efektif dalam organisasi, dalam hal ini berkonotasi kode organisasi menyampaikan integritas moral dan nilai-nilai yang konsisten dalam pelayanan kepada masyarakat.

a. Menurut Sim (2003)

Etika adalah istilah filosofis yang berasal dari “etos,” kata Yunani yang berarti karakter atau kustom. Definisi erat dengan kepemimpinan yang efektif dalam organisasi, dalam hal ini berkonotasi kode organisasi menyampaikan integritas moral dan nilai-nilai yang konsisten dalam pelayanan kepada masyarakat.

b. Velasques (2002)

Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah.

c. Steade et al (1984: 701)

Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.

Jadi, etika bisnis adalah cara-cara melakukan kegiatan bisnis yang mengandung moral yang benar dan salah, serta standar etika dalam membuat keputusan bisnsi.

 

 3. Hubungan Antara Korupsi dengan Etika Bisnis

Dari pengertian korupsi dan etika bisnis diatas, memiliki hubungan. Apabila dalam seorang pebisnis, pelanggan, kreditur, pemegang usaha, ataupun masyarakat melakukan korupsi, dengan tidak berkata jujur, maka ia dikatakan tidak etis, sebab bisa merugikan orang-pragn dalam dunia bisnsi. Karena etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban.

 

 4. Contoh Kasus Korupsi

Salah satu kasus korupsi yang ada di Indonesia saat ini adalah “Kasus Suap Daging Impor” yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan Ahmad Fathanah terbukti menerima suap dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman sebesar  Rp 1,3 miliar untuk mengupayakan penambahan kuota impor daging sapi bagi indoguna di kementerian Pertanian.

Anggota majelis hakim Joko Subagyo mengatakan, Fathanah melakukan korupsi bersama dengan Luthi Hasan Ishaaq. Menurut joko, mereka mau membantu mengurus penambahan kuota impor daging Indoguna karena Elizabeth berjanji akan memberikan uang sebesar Rp. 40 miliar untuk penambahan 8 ribu ton daging sapi.

Luthi yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersedia mempertemukan Elizabeth dengan Menteri Pertanian Suswono yang juga berasal dari PKS. “Karena ada janji uang itulah saksi Luthi Hasan Ishaaq menyanggupi permintaan Maria Elizabeth Liman.” Ujarnya.

Fathanah dituntut 17,5 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantas Korupsi. Jaksa menilai dia terbukti bersalah dalam dua perkara, yaitu korupsi lantaran menerima suap Rp. 1,3 miiar dan pencucian uang.

 

 

Refrensi :

http://www.tempo.co/read/news/2013/11/04/063527089/Fathanah-Terbukti-Menerima-Suap

http://exoticpurple.wordpress.com/2011/12/03/pengertian-korupsi-etika-bisnis-dan-hubungan-etika-bisnis-dan-korupsi/

http://www.beritaterhangat.net/2012/11/defenisi-pengertian-etika-bisnis.html

Corporate Social Responsibility (Tanggung Jawab Perusahaan)

1. Teori

      Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu bentuk pengakuan atau tindakan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat (komunitas dan lingkungannya) sekitar dimana perusahaan itu berada. Sedangkan menurut para ahli Corporate Social Responsibilit (CSR) adalah :

  • Kotler and Nancy (2005) : CSR adalah komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas melalui praktik bisnis yang baik dan menkontribusikan sebagian sumber daya perusahaan.
  • Sukada, et. al : Upaya sungguh-sungguh dari perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif operasinya dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan, terhadap seluruh pemangku kepentingannya, untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

   Ada 6 bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yaitu :

  1. Tanggung jawab kepada pelanggan/konsumen
  2. Tanggung jawab kepada karyawan
  3. Tanggung jawab kepada pemegang saham
  4. Tanggung jawab terhadap kreditor
  5. Tanggung jawab pada lingkungan
  6. Tanggung jawab kepada komunitas

 

2. Kasus / Artikel

Permasalahan yang akan dibahas disini adalah:

  1. apa itu corporation social responsibility (CSR),
  2. apa manfaat CSR bagi masyarakat, pemerintah dan pemangku kepentingannya.

pada kasus ini saya akan mengambil contoh perusahaan yang melakukan CSR, adalah perusahaan peleburan alumunium di Indonesia yaitu, PT. INALUM.

 

3. Analisis

      Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu bentuk pengakuan atau tindakan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat (komunitas dan lingkungannya) sekitar dimana perusahaan itu berada.

       Wibisono (2007) mengungkapkan manfaat yang di dapat bagi perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan adalah :

  • Bagi perusahaan

            1. Keberadaan perusahaan dapat tumbuh dan berkelanjutan dan perusahaan mendapatkan citra yang positif dari masyarakat luas.

            2. Perusahaan lebih mudah mendapatkan akses untuk mendapatkan modal.

            3. dapat mempertahankan sumber daya yang berkualitas.

           4. dapat meningkatkan pengambilan keputusan pada hal-hal yang kritis dan mempermudah pengolahan manajemen resiko.

  • Bagi Masyarakat

      praktik CSR yang baik akan meningkakan nilai tambah adanya perusahaan di suatu daerah sebab akan menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kualitas sosial di daerat tersebut.

  • Bagi Lingkungan

          1. Praktik CSR akan mencegah eksploitasi yagn berlebihan pada sumber daya alam

          2. menjaga kualitas lingkungan dengan menekan tingkat polusi dan perusahaan pun menjadi terlibat dalam mempengaruhi lingkungan.

  • Bagi Negara

     Praktik CSR yang baik akan mencegah terjadinya “corporate misconduct” atau malpraktik bisnis penyuapan yang dilakukan pejabat pemerintah ataupun aparat hukum yang memicu tingginya korupsi. Sehingga negara dapat menikmati pendapatan yang wajar (tidak digelapkan) oleh perusahaan.

    Salah satu perusahaan yang menggunakan CSR adalah PT. INALUM. Dalam hai ini bentuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yaitu dalam bentuk pendidikan, pemberdayaa masyarakat, fasilitas umum, bidang agama, dan bantuan sosial lainnya.

    Dalam bidang pendidikan perusahaan melakukan perbaikan gedung-gedung sekolah, bantuan alat pendukung belajar, mobiler, dan juga membangun 1 SMA yang bernama SMA MITRA. Selain itu PT. INALUM juga memberikan bantuan komputer dan multimedia projector kepada universitas-universitas di sumatera utara, memberikan bantuan kepada mahasiswa dan guru yang berprestasi, dan perusahaan menerima siswa dan mahasiswa dalam melakukan kerja praktek dan Riset di perusahaa.

    Dalam hal pemberdayaan masyarakat, sejak awal berdirinya PT. INALUM telah memberikan keterampilan kepada masyarakat sekitar seperti sablon, menjahit, bordir, rias pengantin, bengkel, las, dan lain sebagainya, perusahaan juga memberikan modal bergulir. hal ini dilakukan karena perusahaan sadar, bahwa perusahaan tidak dapat menampung seluruh masyarakat yang ada disekitar untuk bekerja, selain itu agar masyarakat tidak bergantung dengan PT. INALUM dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

    Dalam hal fasilitas umum PT. INALUM membangun acces road (jalan penghubung di kedua pabrik dari PLTA dan PT. INALUM, dan perusahaan membangun jalan altrernatif dan jembatan yang menghubungkan beberapa wilayah yang terisolir. Denhttp://www.inalum.co.id/ind/index.php/perhatian-khusus.htmlgan adanya pembangunan jalan pertumbuhan ekonomi msyarakat yang berada di sekitar PT. INALUM berkembang pesat.

   Dalam bidang agama perusahaan membantu dalam perbaikan masjid dan gereja. Kegiatan lain yang dilakukan perusahaan seperti safari ramadhan, memberikan bantuan idul fitri, idul adha, natal dan paskah, dan kegiatan lainnya.

  Dalam bantuan sosial lainnya perusahaan melakukan kegiatan dalam bentuk bidang kepemudaan dan organisasi, bantuan bencana alam, dsb. Pada saat terjadinya krisis listrik di Sumatera Utara perusahaan juga ikut membantu dalam hal pemasokan listrik ke sistem Pembangkit Tenaga Listrik Sumatera Utara dengan bor listrik.

 

 

 

 

Refrensi :

http://www.businesslawyer.lhs-lawfirm.com/2?id=Definisi-CSR-Corporate-Social-Responsibility

http://jaka91.blogspot.com/2012/11/pengertian-corporate-social.html

http://www.rahmatullah.net/2012/01/konsep-dasar-csr.html

http://csrofficer.blogspot.com/2013/02/definisi-csr.html

http://www.inalum.co.id/ind/index.php/perhatian-khusus.html

http://www.rahmatullah.net/2012/01/konsep-dasar-csr.html

 

 

 

 

 

 

   

       

Teori Utilitarianisme

1. Teori

Utilitarianisme pertama kali dikembangkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya Jhon Stuart Mill pada abad ke 19. Utilitarianisme disebut sebagai teori kebahagian terbesar (the gretest happines theory). Dalam konsep Bentham kebahagiaan tersebut menjadi landasan utama kaum utilitarinisme, kemudian prinsip bentham direnkonstruksi oleh Mill bukan hanya menjadi kebahagian bagi pelaku saja, melainkan demi kebhagiaan orang lain juga.

Utilitarianisme berasal dari bahasa latin “utilis” yang berarti useful, bermanfaat, berfedah dan mengguntungkan. Jadi paham ini menilai baik atau tidaknya sesuatu dilihat dari segi kegunaan atau faedah yang didatangkannya (Salma, 1997 : 76). Secara terminologi utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. sebaliknya yang jahat atau buruk adalah yang tidak bermanfaat, berfaedah, dan merugikan. Baik buruknya perilaku dan perbuatan dilihat dari segi beguna, berfaedah, dan bermanfaat atau tidak. Prinsip utilitarian mengatakan bahwa tindakan yang benar dalam suatu siatuasi adalah tindakan yang mengandung utilitas yang lebih besar dibandingkan kemungkinan tindakan lainnya, tapi ini bukan berarti tindakan yang benar adalah tindakan yang menghasilkan utilitas paling besar bagi semua orang yang terpengaruh dalam tindakan tersebut (termasuk orang yang melakukan tindakan).

2. Kasus / Artikel

Dalam kasus utilitarianisme contohnya adalah pedagang bakso yang mengandung boraks. Bakso adalah makanan favorite bagi masyarakat indoneisa, bakso bisa kita temukan dari pedagang kaki lima hingga restaurant. tapi sayangnya, masih banyak produsen atau pedagang bakso yang tidak memperdulikan kesehatan konsumen. Kita tentu tahu mengenai berita tentang bakso yang mengandung boraks bukan? bakso yang mengandung boraks tentu tidak bagus karena boraks sangat berbahaya bagi kesehatan.

3. Analisis

Berdasarakan teori utilitarian bahwa suatu kegiatan harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Disini saya akan membahas mengenai produsen atau pedagang bakso yang menggunakan boraks dalam pembuatan baksonya. Boraks adalah zat yang berbahaya bagi kesehatan, biasanya borak digunakan di dalam industri kertas, gelas, pengawet kayu, dan keramik. Tentu kita tahu bahwa pemakaian boraks pada makanan tidak lazim, pemakaian boraks berlebihan pada makanan akan mengakibatkan gejala pusing, muntah, mencret, kejang perut, kerusakan ginjal, bahkan hilang nafsu makan, sedangkan secara tidak langsung boraks sedikit demi sedikit akan tertimbun di dalam organ hati, otak dan testis. Banyak produsen atau pedagang bakso yang menggunakan boraks agar bakso yang mereka jual dapat tahan lebih lamat

Menurut pendapat saya, tidak seharusnya para produsen atau pedagang bakso menggunakan boraks di dalam bakso mereka karena itu akan merugikan para konsumen dan tidak sesuai dengan uji kesehatan dan makanan. Dengan penggunaan boraks pada bakso ini akan membuat bakso lebih awet dan tidak basi, ini  membuat para produsen atau pedagang bakso dapat mengurangi biaya produksi.

Sesuai teori utilitarian yang mengatakan bahwa suatu kegiatain harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar maka penggunaan boraks dalam bakso oleh produsen atau pedagang bakso adalah tindakan yagn salah dan harus dievalusai. Sebab disini hanya para produsen atau pedagang bakso saja yang mendapatkan manfaat atau keuntungan tetapi dilain sisi konsumen dirugikan.

Refrensi :

http://exoticpurple.wordpress.com/2011/10/23/contoh-tentang-teori-etika-bisnis-teteologi-utilitarianisme-egoisme-etis-deontologi/

http://dhina-yossie.blogspot.com/2008/12/contoh-kasus-utilitarianisme.html

http://mckenzie2010.wordpress.com/2010/01/27/tugas-kuliahpembahasan-mengenai-teori-utilitarian-dengan-teori-hak/

http://hankkuang.wordpress.com/2009/06/09/john-stuart-mill-utilitarianisme/

http://oliveoile.wordpress.com/2008/01/07/formalin-boraks/

 

ETIKA BISNIS : “PENJELASAN MENGENAI ADAT ISTIADAT DI DALAM KELUARGA”

  1. Teori

Adat diartikan sebagai suatu perbuatan (aturan) yang lazim dituruti atau dilakukan sejak jaman dahulu. Adat adalah wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilai-nilai budaya, norma, hukum, dan aturan-aturan yang saling berkaitan menjadi satu kesatuan. Sementara itu istiadat diartikan sebagai adat kebiasaan. Berarti adat istiadat adalah himpunan kaidah-kaidah sosial yang telah lama ada dan sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia adat istiadat adalah tata kelakuan yang kekal dan turun-temurun dari satu generasi ke generasi lain sebagai warisan sehingga kuat integrasinya dengan pola masyarakat. Berdasarkan konsep kebudayaan Koen Cakranignrat kedudukan ada berada pada konsepsi kebudayaan. Menurut tafsirannya adat merupakan perwujudan ideal dari sebuah kebudayaan. Adat dibagi kedalam 4 tingkat yaitu, adat yaitu tingkat nilai budaya, tingkat norma-norma, tingkat hukum dan tingkat aturan khusus. Adat yang berada pada tingkat nilai budaya bersifat sangat abstrak, ia merupakan ider-ide yang mengkonsesikan hal-hal yang paling berniali dalam kehidupan suatu masyarakat. Seperti nilai gotong royong dalam masyarakat Indonesia. Adat pada tingkat norma-norma merupakan nilai-nilai budaya yang telah terkait kepada peran-peran tertentu (roles), peran sebagai pemimpin, peran sebagai mamak, peran sebagai guru membawakan sejumlah norma yang menjadi pedoman bagi kelakuannya dalam hal memainkan peranannya dalam berbagai kedudukan tersebut.

Kemudian adat pada tingkat aturan-aturan yang mengatur kegiatan khusus yang tentu saja membatasi ruang lingkupnya pada sopan santun. Dan pada akhirnya adat pada tingkat hukum terdiri dari hukum adat tertulisa dan hukum adat tidak tertulis. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa adat merupakan bagian dari kebudayaan atau berada dalam kebudayaan.

 

2.    Kasus / Artikel

Berdasarkan dasar teori diatas maka masalah yang dirumuskan adalah mengenai bagaimana adat istiadat Jawa dan Padang di dalam keluarga saya.

 

3.      Analisis

Adat istiadat adalah himpunan kaidah – kaidah sosial yang telah lama ada dan sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. Kebiasaan yang berada di masyarakat kemudian ditetapkan sebagai adat istiadat.

Keluarga saya adalah keluarga campuran antara padang dan jawa timur, ayah saya merupakan orang padang sedangkan ibu saya adalah orang madiun. Di dalam keluarga kami masih mengikuti beberapa tradisi yang ada di jawa dan padang danmenurut saya itu merupakan perpaduan yang unik.

untuk adat istiadat jawa yang kami ikuti adalah :

  • Upacara Akeh (Aqiqah) : yaitu upacara ungkapan rasa syukur telah dikaruniai anak oleh Allah SWT. Biasanya upacara ini dilakukan setelah bayi berusia 7 hari, atau 14 hari.
  • Upacara Sepitan (Sunatan) : Upacara sepitan ini dilakukan agar alat vital sang anak bersih dari najis. Untuk anak perepmpuan biasanya dilakukan pada saat anak itu masih kecil atau bayi, agar tidak malu. Sedangkan untuk anak lagi-laki umumnya dilakukan pada saat anak itu berumur 6 tahun.

 

Sedangkan untuk adat istiadat padang adalah :

  • Pada pewarisan adat dan harta orang padang menganut pola matriliniel. Karena terdapat kontroversi antara pola matriliniel dengan pola pewarisan agamaIslam yang dianut masyarakat minang, maka dalam pola pewarisan minang dikenal dengan harta pusaka rendah dan harta pusaka tinggi. Harta pusaka rendah adalah harta pencarian yang diwariskan secara hukum islam, sedangkan pusaka tinggi adalah harta turun temurun yang diwariskan berdsarkan garis keturunan ibu. Di keluarga saya masih melakuka hal seperti ini dan ini masih akan turun-temurun.

 

Itulah beberapa adat istiadat yang masih dijalankan oleh keluarga saya sampai saat ini. Kesimpulannya adalah kebiasaan yang telah dilakukan secara terus menerus oleh seseorang atau kelompok yang lama-lama akan menjadi sebuah aturan-aturan . adat istiadat ini dilakukan oleh keluarga besar saya.

 

 Sumber :

http://minangmedia.wordpress.com/about-me/minangkabau/alam-minangkabau/nama-minangkabau/pengertian-adat/

http://ajengjenius.blogspot.com/2012/11/sebagian-adat-istiadat-indonesia-bayi.html

 

 

RESENSI : BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN

Merokok dapat menimbulkan banyak penyakit dan mempengaruhi kesehatan bagi perokok. Penyakit yang disebabkan akibat merokok yaitu  kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan pernafasan, dan lain-lain. masih ada bebrapa penyakit akibat rokok yang akan dibahas di dalam buku ini, dan ada juga penjelasan mengenai bagaimana rokok merusak tubuh kita.